Surat? Mana surat darinya? Apakah Pak Pos lupa mengantarkan surat darinya untukku? Atau memang dia tak pernah membalasnya? Tak apalah. Tak ada surat darinya. Yang pasti setiap hari suratku tak akan pernah absen untuknya. Hai kamu. Ya, kamu yang (entah) ada disana atau disini! Kamu yang selalu tak kuketahui namamu. Tak aku ketahui wajahmu, asalmu dan juga bagaimana sifatmu. Surat kali ini akan terkirim lagi untukmu. Selamat pagi, siang, malam untuk kamu. Aku tidak tahu kapan kamu akan membacanya. Bagaimana kabarmu? Aku disini selalu baik-baik saja. Oh ya, surat ini aku tulis di malam hari dalam keadaan udara dingin dan diguyur hujan. Apakah di tempatmu yang (tak) aku ketahui juga hujan? Semoga saja tidak. Lalu, bagaimana hatimu? Baik? Semoga saja selalu baik. Jangan lupa jaga dia. Jaga dia untukku. Malam ini aku akan cerita sedikit untukmu. Bercerita tentang kabar (hati) ku. Bagaimana (hati) ku? Dia dalam keadaan sehat untuk hari ini. Oh ya, dia baru sembuh kema...